
Tampilkan postingan dengan label bijak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bijak. Tampilkan semua postingan
Inilah Rahasia di Balik Otak Anak Laki-laki
Jumat, Februari 05, 2010

Inilah Rahasia di Balik Otak Anak Perempuan
sumber : kompas.com
Sudahkah kita bersyukur atas nikmat-Nya?!
Kamis, Februari 04, 2010




Setelah melihat gambar-gambar di atas, apakah kita sudah bersyukur kepada-Nya dengan segala nikmat yang telah diberikan kepada kita? apakah kita masih merasa kekurangan?!
Bersyukurlah dengan segala kenikmatan yang kita peroleh..
Bersyukurlah dengan segala kenikmatan yang kita peroleh..
Read More..
Diposting oleh
eL_fatChu
di
16.02
1 komentar
[Share] Renungan
Jumat, Januari 29, 2010













dari : unik77.tk
Diposting oleh
eL_fatChu
di
19.02
1 komentar
Jangan buang-buang waktu dengan percuma
Minggu, Januari 24, 2010
Kita akan semakin bertambah susah manakala makin bertambah kaya. Kesediahan yang terparah ialah bila kita berlebih-lebihan.
Rasulullah SAW pernah bersabda kepada 'Aisyah Ra. (dalam peristiwa berita bohong) : "Jika engakau pernah merasa berbuat suatu dosa, mohonlah ampunan kepada Allah dan bertobatlah kepada-Nya. Sesungguhnya seorang hamba itu apabila mau mengakui dosanya, maka Allah akan menerima tobatnya."
Dapat Anda bayangkan sekiranya Anda telah memiliki semua harapan yang diimpi-impikan dan meraih semua cita-cita yang Anda inginkan, kemudian mendadak lenyap semua itu dari Anda tanpa bekas. Saat itu Anda pasti akan menangis, merasa sakit, kecewa dan gigit jari karena menyesali semua yang lepas dari tangan Anda. maka bagaimanakah dengan usia Anda yang telah Anda sia-siakan tanpa Anda sadar?
Sesungguhnya umur Anda adalah permata yang sangat berharga lagi tidak dapat ditukar dengan sesuatu yang bersifat materi. umur ini hakikatnya berupa hembusan nafas, setiap hembusan nafas yang keluar dari Anda selamanya tidak akan kembali lagi kepada Anda. Hembusan nafas ini merupakan modal utama Anda di dunia ini yang dengannya Anda dapat membeli apa yang Anda sukai dari kesenangan surga. Maka mengapa Anda menyia-nyiakan usia yang sangat berharga tersebut mau melakukan tobat yang mulus?
Read More..
Dapat Anda bayangkan sekiranya Anda telah memiliki semua harapan yang diimpi-impikan dan meraih semua cita-cita yang Anda inginkan, kemudian mendadak lenyap semua itu dari Anda tanpa bekas. Saat itu Anda pasti akan menangis, merasa sakit, kecewa dan gigit jari karena menyesali semua yang lepas dari tangan Anda. maka bagaimanakah dengan usia Anda yang telah Anda sia-siakan tanpa Anda sadar?
Sesungguhnya umur Anda adalah permata yang sangat berharga lagi tidak dapat ditukar dengan sesuatu yang bersifat materi. umur ini hakikatnya berupa hembusan nafas, setiap hembusan nafas yang keluar dari Anda selamanya tidak akan kembali lagi kepada Anda. Hembusan nafas ini merupakan modal utama Anda di dunia ini yang dengannya Anda dapat membeli apa yang Anda sukai dari kesenangan surga. Maka mengapa Anda menyia-nyiakan usia yang sangat berharga tersebut mau melakukan tobat yang mulus?
Diposting oleh
eL_fatChu
di
09.58
1 komentar
Mengapa Berteriak?!
Senin, September 14, 2009

Suatu hari sang guru bertanya kepada murid-muridnya; "Mengapa ketika seseorang sedang dalam keadaan marah, ia akan berbicara dengan suara kuat atau berteriak?"
Seorang murid setelah berpikir cukup lama mengangkat tangan dan menjawab "Karena saat seperti itu ia telah kehilangan kesabaran, karena itu ia lalu berteriak."
"Tapi..." sang guru balik bertanya "lawan bicaranya justru berada disampingnya. Mengapa harus berteriak? Apakah ia tak dapat berbicara secara halus?" Hampir semua murid memberikan sejumlah alasan yang dikira benar menurut pertimbangan mereka. Namun tak satupun jawaban yang memuaskan.
Sang guru lalu berkata; "Ketika dua orang sedang berada dalam situasi kemarahan, jarak antara ke dua hati mereka menjadi amat jauh walau secara fisik mereka begitu dekat. Karena itu, untuk mencapai jarak yang demikian, mereka harus berteriak.
Namun anehnya, semakin keras mereka berteriak, semakin pula mereka menjadi marah dan dengan sendirinya jarak hati yang ada di antara keduanya pun menjadi lebih jauh lagi. Karena itu mereka terpaksa berteriak lebih keras lagi."
Sang guru masih melanjutkan; "Sebaliknya, apa yang terjadi ketika dua orang saling jatuh cinta? Mereka tak hanya tidak berteriak, namun ketika mereka berbicara suara yang keluar dari mulut mereka begitu halus dan kecil. Sehalus apapun, keduanya bisa mendengarkannya dengan begitu jelas. Mengapa demikian?" Sang guru bertanya sambil memperhatikan para muridnya. Mereka nampak berpikir amat dalam namun tak satupun berani memberikan jawaban.
"Karena hati mereka begitu dekat, hati mereka tak berjarak. Pada akhirnya sepatah katapun tak perlu diucapkan. Sebuah pandangan mata saja amatlah cukup membuat mereka memahami apa yang ingin mereka sampaikan."
Sang guru masih melanjutkan; "Ketika anda sedang dilanda kemarahan, janganlah hatimu menciptakan jarak. Lebih lagi hendaknya kamu tidak mengucapkan kata yang mendatangkan jarak di antara kamu.
Mungkin di saat seperti itu, TAK mengucapkan kata-kata mungkin merupakan cara yang BIJAKSANA. Karena waktu akan membantu anda.
sumber : unknown
Diposting oleh
eL_fatChu
di
15.48
0
komentar
Langganan:
Postingan (Atom)


